Digoyang Gempa Beruntun, BMKG Sebut Air Laut Enam Wilayah di Malut Alami Pasang Surut

oleh -59 views
Link Banner

@porostimur.com | Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, air laut di enam wilayah mengalami pasang-surut seusai gempa bumi besar berkekuatan 7,1 skala richter (SR) yang berpusat di Ternate, Maluku Utara (Malut).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, tinggi muka air laut di enam wilayah yang mengalami pasang-surut yakni, di Bitung, Tobelo, Ternate, Taliabu, Jailolo, dan Sanana.

Meski demikian, BMKG secara resmi telah mengumumkan berakhirnya peringatan dini Tsunami, sejak dini hari tadi.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan besar menggoyang wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), sebanyak tiga kali.

Baca Juga  Jelang PKM, Dishub Kota Ambon Lakukan Sosialisasi kepada Pengemudi

Berdasarkan catatan BMKG gempa pertama terjadi pukul 22.08.39 WIB berkekuatan 7,1 skala richter (SR) dengan lokasi 136 km barat daya Ternate, Malut. Titik kedalam gempa mencapai 10 km.

Gempa kedua terjadi dalam waktu bersamaan dengan gempa pertama, dengan kekuatan 7,1 SR dengan lokasi 135 km barat daya Ternate, Malut dengan ke dalaman 10 km.

Sedangkan gempa ketiga terjadi pukul 22:08:42 WIB berkekuatan 7,0 SR dengan lokasi 133 km barat daya Ternate, Malut dengan kedalaman 36 km.

Seorang Warga di Ternate, Maluku Utara dilaporkan meninggal dunia akibat mengalami panik. (red)