Dilempar Bom Molotov oleh Demonstran, Dua Polwan Cile Terbakar

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com | Santiago: Dua perwira polisi wanita (polwan) yang berusaha mengusir demonstran di ibu kota Cile, Santigao, terbakar setelah dilempar bom molotov oleh para pengunjuk rasa.

Insiden dramatis itu terjadi dalam demonstrasi rusuh di Santiago pada hari Senin. Tim pasukan khusus kota dengan cepat beraksi setelah bom molotov dilemparkan. Mereka menggunakan alat pemadam kebakaran dan tangan untuk memadamkan kobaran api yang membakar tubuh dua polwan.

Salah satu perwira polwan terlihat terlihat meringis kesakitan ketika rekan-rekannya berusaha memadamkan api yang menjilati wajahnya. 

Menurut laporan Reuters, Kamis (7/11/2019), kedua petugas polisi yang terbakar—Maria Jose Hernandez Torres, 25, dan Abigail Catalina Aburto Cardenas, 20—berada dalam kondisi luka serius di sebuah rumah sakit di Santiago.

Cile telah menghadapi minggu kerusuhan yang dipicu oleh kenaikan tarif kereta bawah tanah. Protes telah mengguncang negara yang terkenal akan stabilitas ekonomi selama beberapa dekade terakhir tersebut. Angka kemiskinan di negara itu sejatinya terus menurun, namun tingkat ketidaksetaraan melambung tinggi.

Baca Juga  Balas Sikap Singapura, Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Jorge Silva, kepala fotografer Reuters untuk Asia Tenggara yang berada di Cile untuk meliput protes, mengatakan bahwa dia berdiri dekat dengan stasiun metro Baquedano ketika dia melihat suar keluar dari sudut matanya.