Diparangi OTK Seorang Kakek Alami Luka di Sekujur Tubuh

oleh -75 views

Selanjutnya pelaku berjalan menuju kearah korban dan melakukan penganiayaan dengan memotong korban sebanyak 2 kali. Yuliana sempat berteriak “Da Lari”, Ia juga berteriak kepada cucunya “Andre lari”. Karena takut, Yuliana dan Andre melarikan diri kearah Negeri Tuhaha sambil meminta pertolongan. Saat sementara berlari, Yuliana sempat mendengar teriakan dari pelaku “erik pele disitu”.

Setelah itu, mereka berdua bertemu dengan kepala sekolah SMP 1 Saparua dan meminta pertolongan. Lalu kepala sekolah SMP 1 Saparua menolong korban yang sudah berada di jalan raya, dan dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Saparua (RSUD).

Untuk di ketahui, Kedua saksi tidak mengenal pelaku karena pelaku menggunakan masker menutupi wajah.

Baca Juga  Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS

Pada pukul 18.30 WIT, Anggota satgas Dpp. Letda Diky S. tiba di TKP dan mengamankan TKP serta mencari pelaku.

Setelah itu, pada pukul 19.30 WIT, Anggota Polsek Saparua Dpp. Kapolsek dan Camat Saparua Timur tiba di TKP. berkoordinasi dengan Raja Negeri Sirisori Amalatu untuk menenangkan masyarakatnya dan menyerahkan permasalahan ini kepada pihak keamanan. Sampai pada pukul 22.30 WIT, penanganan medis terhadap korban selesai, selanjutnya korban akan dirujuk besok ke Ambon.

Adapun Kerugian-kerugian antara lain, Kayu yang dipakai pikul oleh korban putus menjadi dua, kemudian Korban mengalami luka terbuka di bahu kanan panjang 8 cm dan mengenai tulang serta pembuluh darah. Ada juga Luka terbuka di punggung kiri 5 cm, punggung kanan 6 cm, di tangan kanan cm 5 dan di kepala sebelah kiri 7 cm. (valen)