Ia merujuk pada pertemuan antara Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dengan President CITIC Seram Energy Limited Rebecca Zhang dan Chief Financial Officer CITIC Resources, Mr. Zhang, yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku. Dalam pertemuan itu, pihak CITIC menyatakan kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan Maluku melalui berbagai lini bisnis yang dimiliki.
Menurut Latuconsina, pengelolaan PI 10 persen oleh PT MEA melalui anak perusahaan PT Maluku Energi Non Bula diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah, sekaligus memperkuat peran BUMD Maluku di sektor strategis migas.
“Ini bukan hanya soal lifting minyak, tetapi tentang bagaimana sumber daya alam Maluku dikelola secara berdaulat, profesional, dan memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











