Ditanya Kasus Penyadapan Listyo Cs, Menperin Sarmuji: Saya Enggak Suka Sadap, Sukanya yang Sedap-sedap

oleh -70 Dilihat
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memilih tidak banyak berkomentar saat ditanya awak media mengenai kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira Polri.

Porostimur.com, Tangerang – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memilih tidak banyak berkomentar saat ditanya awak media mengenai kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira Polri.

Sambil tersenyum, Sarmuji justru melontarkan jawaban bernada gurauan ketika dicecar pertanyaan mengenai perkara yang disebut menyasar Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri, pejabat negara, hingga tokoh politik.

“Kalau saya enggak suka sadap. Saya suka sedap-sedap,” kata Sarmuji di kawasan NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Rabu (4/11/2026).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu kemudian menegaskan bahwa dirinya hadir dalam kapasitas sebagai Menteri Perindustrian, bukan sebagai petinggi partai politik.

“Saya pakai (baju dengan) logo Kementerian Perindustrian, nanti kalau saya ada di DPP Golkar atau saya lepas logo ini, nanti baru bisa ditanyakan ke saya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Malra Salurkan Hibah untuk Gereja Weduar Fer dan Masjid Banda Eli, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Sarmuji pun mempersilakan awak media meminta penjelasan langsung kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto karena perkara tersebut berada dalam ranah penegakan hukum.

“Ya penyadapan nanti ditanyakan kepada Kapolri, jangan ke Kementerian Perindustrian,” tandasnya.

Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Jadi Tersangka

Kasus dugaan penyadapan ilegal tersebut mencuat setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri yang saat itu menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Listyo Sigit Prabowo, sebagai tersangka.

No More Posts Available.

No more pages to load.