Doa Bersama untuk Ambon, Wawali Ely Toisutta: Satukan Hati di Tengah Tantangan Kota

oleh -35 Dilihat
Di tengah berbagai persoalan dan tantangan yang masih dihadapi Kota Ambon, Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali memperkuat kebersamaan dan memanjatkan doa bagi kota yang akan memasuki usia 451 tahun.

Ely menegaskan, tema tersebut bukan sekadar slogan peringatan hari jadi, tetapi harus dimaknai sebagai komitmen moral sekaligus panggilan untuk bertindak bersama.

“Ambon Bersih mengandung makna yang sangat luas. Bersih lingkungan dari sampah, bersih tata kelola pemerintahan dari praktik yang tidak jujur, serta bersih pikiran dan hati dari prasangka yang memecah belah,” jelasnya.

Sementara itu, frasa Maluku Sehat menegaskan posisi Ambon sebagai ibu kota provinsi dalam ikut membangun masyarakat yang sehat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan sosial.

Sedangkan Indonesia Maju, menurutnya, menjadi muara dari kontribusi bersama dalam mendorong kemajuan daerah sekaligus pembangunan bangsa.

Dengan demikian, peringatan hari jadi Kota Ambon tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang untuk kembali melihat bagaimana pemerintah dan masyarakat menjalankan tanggung jawab bersama terhadap kota ini.

Baca Juga  Siap Pimpin GPII Maluku, Wahidin Roiminag Usung Persatuan, Kaderisasi, dan Digitalisasi

Doa untuk Kedamaian, Pemimpin dan Warga Ambon

Melalui doa bersama tersebut, Pemkot Ambon turut memohon agar kedamaian, keamanan dan kerukunan antarumat beragama di Kota Ambon senantiasa terjaga.

Doa juga dipanjatkan agar para pemimpin diberikan hikmat dan integritas dalam menjalankan tugas serta melayani masyarakat.

Sementara bagi seluruh warga Kota Ambon, doa dipanjatkan untuk kesehatan, kesejahteraan serta perlindungan dari berbagai bencana dan mara bahaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.