Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah tantangan kota yang tidak hanya berkaitan dengan persoalan sosial dan pemerintahan, tetapi juga berbagai ancaman yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, kepedulian sosial juga diwujudkan melalui penyerahan 50 paket sembako dari Baznas Kota Ambon kepada para mustahik.
Bantuan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya mengedepankan sisi spiritual, tetapi juga kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
Doa bersama akhirnya menjadi pengingat bahwa membangun Ambon tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga persaudaraan, kepedulian dan kesediaan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kota secara bersama-sama.
Di usia ke-451, Ambon tidak hanya diajak untuk merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga menata langkah ke depan dengan hati yang bersih, kehidupan yang sehat dan semangat untuk terus bergerak menuju kemajuan.
(Josian Kakisina)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









