Porostimur.com, Tiakur — Di wilayah yang secara geografis berada jauh dari pusat pemerintahan, persoalan konektivitas bukan sekadar urusan transportasi. Bagi masyarakat Desa Karbubu, Kecamatan Wetar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akses laut menjadi urat nadi untuk bergerak, memenuhi kebutuhan pokok hingga membawa hasil produksi keluar dari pulau.
Persoalan itulah yang kembali mengemuka saat Anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias, S.Sos., M.Si., menemui masyarakat dalam agenda reses di Desa Karbubu.
Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Karbubu tersebut dihadiri Pemerintah Desa, tokoh masyarakat dan warga. Dialog berlangsung terbuka, dengan masyarakat menyampaikan langsung berbagai kebutuhan yang selama ini masih menjadi persoalan di wilayah mereka.
Sejumlah warga yang menyampaikan aspirasi di antaranya Kaleb Rahail, Yosep Cinde, Ot Uwaubun, Yonatan Masiba, Ipus Orno dan Poly Kurmasela.
KM Sabuk Nusantara 87 hingga Tambatan Perahu
Persoalan transportasi laut menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak mendapat perhatian.
Masyarakat berharap KM Sabuk Nusantara 87 dapat dipertimbangkan kembali untuk menyinggahi Pelabuhan Lirang. Bagi warga, keberadaan kapal perintis sangat menentukan keterhubungan masyarakat Wetar dengan wilayah lain.









