“Tidak ada yang pintar atau lucu tentang gambar ini, Tuan Presiden,” tulis mereka dalam sebuah posting di X.
“Kami baru saja memakamkan Paus Fransiskus terkasih kami dan para kardinal akan memasuki konklaf khidmat untuk memilih penerus baru Santo Petrus. Jangan mengejek kami,” imbuh mereka, seperti dikutip AFP, Minggu (4/5/2025).
Trump menghadiri upacara pemakaman Paus Fransiskus minggu lalu, perjalanan luar negeri pertamanya sejak kembali berkuasa.
Sekitar 20 persen orang Amerika menyatakan diri mereka Katolik, dan jajak pendapat pada bulan November menunjukkan bahwa mereka memberikan suara sekitar 60 persen mendukung Trump.
Paus Fransiskus bisa dibilang merupakan salah satu suara moral paling kuat di panggung dunia yang mengkritik Trump.
Ketika Trump pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2016, dia tidak ragu-ragu dalam janjinya untuk membangun tembok perbatasan untuk menutup Meksiko.
Paus Fransiskus saat itu mengatakan kepada wartawan, “Siapa pun, siapa pun dia, yang hanya ingin membangun tembok dan bukan jembatan bukanlah seorang Kristen.”
Para kardinal akan berkumpul pada 7 Mei dalam sebuah konklaf di Kapel Sistina Vatikan untuk memilih Paus baru.
sumber: sindonews









