Dorong Jurnalisme Berperspektif Korban, Project Multatuli Gelar Pelatihan di Ambon

oleh -371 views

Porostimur.com, Ambon — Project Multatuli bekerja sama dengan Yayasan IPAS menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bertajuk “Suara untuk Korban: Penguatan Jurnalis untuk Meliput Kekerasan Berbasis Gender & Seksual” pada 23–25 Februari 2026 di Swiss-Belhotel Ambon.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas jurnalis dan pers mahasiswa agar mampu meliput isu kekerasan berbasis gender dan seksual secara sensitif, berperspektif korban, dan bertanggung jawab.

Selama tiga hari, pelatihan diikuti jurnalis serta anggota pers mahasiswa dari berbagai organisasi di Maluku. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar tentang kekerasan berbasis gender dan seksual, teknik peliputan, praktik penulisan, hingga sesi coaching clinic.

Tekankan Perspektif Korban dan Etika Peliputan

Jurnalis Project Multatuli Permata Adinda, yang menjadi salah satu pemateri, membawakan materi tentang panduan meliput kekerasan seksual bagi pers mahasiswa dan jurnalis. Ia menegaskan pentingnya perspektif korban dalam setiap proses peliputan.

“Jurnalis memiliki tanggung jawab untuk memastikan korban tidak kembali mengalami kekerasan melalui pemberitaan. Karena itu, pendekatan empati dan etika menjadi hal yang utama,” ujarnya dalam sesi pelatihan.

Baca Juga  Kembali Terlibat Kecelakaan, Anggota DPRD Tual Diduga Alihkan Tanggung Jawab

Sementara itu, Manajer Tim Project Multatuli Nurdiyansah Dalidjo, memandu sesi refleksi. Penulis dan peneliti queer tersebut menyoroti pentingnya keberpihakan jurnalisme kepada kelompok rentan.

No More Posts Available.

No more pages to load.