Porostimur.com, Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku meminta Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku membangun posko darurat di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Langkah ini ditujukan untuk mempercepat penanganan bencana yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Akses Jalan Rusak Mengganggu Ekonomi Petani
“Hal ini dimaksudkan, agar ketika terjadi bencana seperti longsoran atau jembatan yang rusak dan patah, maka langkah cepat penanganan bisa segera dilakukan,” ujar Irawadi, anggota DPRD dari dapil Kabupaten Malteng, kepada wartawan, Senin (22/9/2025).
Ia menambahkan, akses jalan lintas Pulau Seram, mulai dari belakang Waipia hingga ke jalan SS, setiap tahun mengalami kerusakan akibat longsoran.
Kondisi ini mengganggu perekonomian masyarakat, khususnya petani di Kecamatan Seram Utara, yang kesulitan menjual hasil pertanian ke Kota Masohi maupun Ambon.
Posko Darurat Harus Dekat Lokasi Bencana
Menurut Irawadi, jika posko darurat BPJN hanya berada di Kota Ambon, jarak yang harus ditempuh sangat jauh karena membutuhkan transportasi laut.
“Tetapi kalau berada di Kota Masohi, maka aksesnya akan semakin dekat. Setiap tahun ketika musim penghujan pasti akan ada longsoran di lintas jalan SS, di belakang Waipia, atau jembatan ambruk di Kecamatan Seram Selatan. Posko darurat harus dekat lokasi kejadian agar penanganannya lebih cepat,” jelasnya.










