DPRD Maluku Minta Permendikbud No 6 Tahun 2021 Direvisi

oleh -58 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Keberadaan Permendikbud, Nomor 6, Tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Juknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler (BOS Reguler) membuat banyak sekolah di Maluku dalam keadaan memprihatinkan.

Dengan demikian selaku lembaga pengawasan dalam hal ini Komisi IV, DPRD Provinsi Maluku, meminta agar dapat direvisi Permendikbud No 6 Tahun 2021, pasal 3, dengan melihat kondisi pendidikan di Maluku.

“Melihat dengan kondisi geografis Maluku maka tentu pendidikan di Maluku tidak akan pernah maju karena dana BOS reguler itu sangat dibutuhkan oleh skolah,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga  Guns N’ Roses Rilis Lagu Baru Berjudul 'Absurd'

Hurasan mengatakan, sebagai dana operasional sekolah, karena di situ di pasal tiga diisayaratkan jumlah siswa minimal enam puluh, dan ini sangat merugikan.

“Di Maluku banyak sekolah-sekolah kita ada jumlah siswanya cuma empat puluh sampai lima puluh tentu mereka tidak akan mendapat dana bos,” jelas Hurasan.

Hurasan bilang, dan oleh demikian Permendikbud diminta untuk dilakukan revisi dengan mempertimbangkan kondisi Maluku.

“Bukan hanya di Maluku, tapi di provinsi lain juga sama melakukan penolakan terhadap Permendikbud Nomor 6, terkait dengan Dana Bos itu,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.