DPRD Maluku Soroti Penataan Lingkungan Ambon Usai Banjir dan Longsor

oleh -17 views
Anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan Kota Ambon Ary Sahertian, menyoroti perlunya langkah penataan lingkungan yang lebih terukur menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kota Ambon, pasca hujan dengan intensitas tinggi, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan pembangunan di wilayah lereng dan perbukitan yang rawan longsor.

“Setiap pembangunan harus memperhatikan aspek keselamatan, termasuk kewajiban membangun talud penahan tanah yang sesuai standar. Jangan hanya mengejar kepentingan ekonomi,” tegasnya.

Perkuat Mitigasi dan Libatkan Masyarakat

Sahertian juga mendorong penguatan sistem mitigasi bencana yang melibatkan peran aktif masyarakat. Edukasi terkait potensi bencana dinilai penting agar warga memiliki kesiapsiagaan sejak dini.

“Penyuluhan kepada masyarakat harus ditingkatkan, sehingga warga tahu langkah pencegahan yang harus dilakukan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan instansi teknis terkait dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis risiko bencana.

Baca Juga  WFH ASN Tual Berlaku Tiap Jumat, Layanan Dasar Tetap Tatap Muka

“Perencanaan ke depan harus berbasis data dan kajian risiko yang jelas. Kita tidak boleh lagi hanya bertindak setelah bencana terjadi,” katanya.

Penanganan Korban Harus Cepat

Di sisi lain, Sahertian meminta agar penanganan terhadap warga terdampak dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Pemerintah diminta memastikan ketersediaan bantuan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur yang rusak.

Ia berharap, peristiwa banjir dan longsor ini menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat sistem pengelolaan lingkungan dan penanggulangan bencana di Kota Ambon.

No More Posts Available.

No more pages to load.