Tak berselang lama, pihak kepolisian dari Polsek Ibu bersama petugas dari Puskesmas Ibu dan warga setempat langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi.
Diduga Frustrasi, Keluarga Tolak Otopsi dan Menerima Kepergian Korban
Meski pihak kepolisian telah menyarankan agar jenazah korban diotopsi untuk memastikan penyebab kematian, namun pihak keluarga menolak. Mereka menerima kepergian korban dengan ikhlas dan menolak dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Menurut keterangan para saksi dan keterangan awal polisi, korban diduga mengalami tekanan batin atau frustasi sebelum mengakhiri hidupnya.
“Dari hasil keterangan awal dan informasi dari warga sekitar, korban diduga kuat mengalami tekanan emosional,” kata IPDA Michael.
Meski demikian, pihak berwenang tetap melakukan pencatatan dan dokumentasi lengkap di lokasi kejadian, dan menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencolok di tubuh korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi mental dan psikologis masyarakat, terutama para ibu rumah tangga di pelosok, perlu mendapat perhatian serius. (Asirun Salim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









