Dua Pekerja Tewas, Gerai Alfamidi di Watdek Diduga Belum Kantongi Persetujuan Bangunan Gedung

oleh -15 Dilihat
Kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja di lokasi pembangunan gerai Alfamidi di Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (24/7/2026), memunculkan dugaan baru.

Sejumlah pekerja di lokasi menduga robohnya dinding dipicu lemahnya konstruksi. Mereka menyebut dinding belum dilengkapi penyangga yang memadai, sementara struktur bangunan dinilai belum cukup kuat menghadapi terpaan angin dari kawasan pesisir.

Meski demikian, penyebab pasti runtuhnya bangunan masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Kontraktor Tidak Berada di Lokasi

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebut saat insiden terjadi kontraktor maupun konsultan pengawas proyek tidak berada di lokasi. Keduanya disebut sedang berada di Jakarta, sementara pemborong proyek dilaporkan turut menjadi korban dan mengalami luka.

Pembangunan gerai Alfamidi tersebut diketahui baru berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan 13 pekerja, yang sebagian besar didatangkan dari Jawa Barat.

Hingga pukul 11.00 WIT, lokasi kejadian masih belum dipasangi garis polisi (police line). Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun manajemen Alfamidi terkait dugaan belum adanya perizinan bangunan serta penyebab robohnya dinding yang menewaskan dua pekerja tersebut.

Baca Juga  Gakkum Kehutanan Serahkan Berkas Tersangka Peredaran Kayu Ilegal di Buru Selatan ke Kejati Maluku

(Megarivera Renyaan)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.