Porostimur.com, Maba — Pemuda Muhammadiyah Halmahera Timur (Haltim) mengecam keras terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan operasional PT Arumba yang kembali memakan korban jiwa, Rabu malam (18/3/2026).
Insiden tersebut dinilai bukan kali pertama terjadi, melainkan peristiwa berulang yang mengindikasikan adanya kelalaian serius dalam penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh perusahaan.
Peristiwa terbaru yang merenggut nyawa seorang pekerja disebut menjadi bukti bahwa aspek keselamatan kerja belum menjadi prioritas utama. Kondisi ini pun dinilai tidak dapat lagi ditoleransi dan tidak boleh dianggap sebagai risiko biasa dalam aktivitas industri.
Korban diketahui berinisial ET, warga Desa Ekorino, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Insiden Berulang, Indikasi Kelalaian Serius
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan fatal di perusahaan tersebut. Sebelumnya, insiden serupa juga dilaporkan terjadi di area jalan hauling kilometer 18 milik PT Arumba Jaya Perkasa pada Januari 2026.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Haltim Julfikram Hi. Idris, melalui Wakil Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Riskam Hapsi, menilai berulangnya insiden ini merupakan bentuk kegagalan kolektif, baik dari pihak perusahaan maupun lembaga pengawas, termasuk DPRD.









