namamu gema yang enggan padam
aku bayang larut di biru muram
cahaya gugur di dasar batinmu
sunyi menutup setiap pintu
perahu limbung, angin berbalik haluan
langit muram, doa-doa patah—tertahan
aku sauh terakhir, terlepas, hilang
namamu daratan—pulang yang malang
Ambon, 16 April 2026
=========









