Dua Tahun Proyek Air Bersih Terbengkalai, Warga Kampung Siwang Ancam Tempuh Jalur Hukum

oleh -183 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum telah membangun fasilitas penyediaan air bersih bagi warga Kampung Siwang, Urimesing.

Sayangnya, proyek yang dikerjakan sejak tahun 2018 itu tak kunjung rampung hingga saat ini.

Proyek berupa 1 unit bak penampung, pemasangan jaringan air bersih dan sumur bor di lingkungan Jemaat Kesia, Kampung Siwang tepatnya di Jemaat Kesia itu, tak kunjung dapat dinikmati hasilnya oleh warga.

Kepala Kampung Siwang, Michael Wattimena, kepada porostimur.com, Rabu (1/7/2020) di kediamannya mengakui bahwa pekerjaan proyek air bersih itu sudah dua tahun lebih dikerjakan namun sampai saat ini belum juga selesai.

Link Banner

Michael pun tidak tahun apa masalahnya karena sebagai kepala kampung tidak pernah di beritahun perkembagannya oleh pihak pelaksana.

Baca Juga  Tutup pekan, SMASKris YPKPM tanam sayur dan gelar rapat evaluasi

“Kalau memang sampai saat ini air bersih itu belum juga di selesai, maka harusnya Dinas PU Kota Ambon dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harusnya bertanggung jawab, termasuk kontraktor yang mengerjakan proyek dimaksud”, katanya.

“Kalau sampe saat ini tidak ada air pertanyaannya adalah benarkah pihak Dinas PU dan kontraktor pernah melakukan geolistrik atau tidak. Dan kalau benar-benar dilakukan geolistrik dan hasilnya menunjukan ada air maka ketika dilakukan pengeboran sudah tentu air itu ada. Tapi mungkin saja tidak di lakukan geolistrik sehingga ketika dilakukan pegeboran maka air pun tidak ada”, tambahnya.

Wattimena bilang, untuk sebuah pekerjaan pegeboran air bersih wajib hukumnya untuk dilakukan geolistrik, karena hasil geolistrik itu bisa diketahui berapa debit air dan di kedalaman berapa meter ada sumber airnya.

Baca Juga  Lepas Sambut Pangdam XVI/Pattimura Digelar di Baileo Pemkab Malteng

Karna itu sebagai kepala Kampung Siwang Wattimena minta kepada PPK dan kontraktor untuk segera menyelesaikan pekerjaan air bersih tersebut sehingga bisa dinikmati warga sekitar.

“Kedepan jika proyek air bersih ini belum juga selesai, maka kami akan berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menyelidiki proyek yang menghabiskan uang negara miliaran rupiah ini”, bebernya.

Sementara pihak Dinas PU Kota Ambon dalam hal ini PPK yang berulang kali coba dimintai keterangannya selalu berkilah.

Wartawan media ini selala mendapat jawaban dari pegawai bahwa Ibu ada keluar dan ibu belum ada setiap kali berupaya melakukan konfirmasi. (olof)