Di tengah kegiatan festival yang menjadi salah satu agenda budaya penting di wilayah Jayawijaya, suara tembakan membuat aparat bergerak melakukan pengamanan untuk mencegah warga menjadi sasaran maupun terdampak gangguan keamanan lanjutan.
Robbi memastikan dua warga yang terluka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di RSUD Wamena.
“Dari laporan yang diterima kedua warga yang mengalami luka tembak saat ini sudah ditangani tim medis di RSUD Wamena. Kondisi kedua korban yang mengalami luka tembak stabil,” ujarnya.
Kedua korban kini berada dalam penanganan tenaga medis. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
Aparat TNI-Polri juga langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan masyarakat dapat menjauh dari area yang dinilai berpotensi membahayakan.
Aparat Selidiki Kelompok di Balik Penembakan
Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan kelompok yang bertanggung jawab.
Robbi menegaskan, aparat belum dapat menyimpulkan identitas kelompok pelaku sebelum proses penyelidikan menghasilkan bukti yang cukup.
Langkah awal aparat saat ini difokuskan pada pengamanan warga di sekitar lokasi FBLB 2026 sekaligus memastikan situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.









