Burns mengatakan, langkah-langkah diplomatik Beijing setelah kunjungan Pelosi dapat memiliki efek global, menambahkan bahwa penangguhan pembicaraan iklim China akan berdampak pada Global Selatan dan negara-negara yang paling rentan terhadap perubahan iklim.
“Kami sangat mendesak (China) untuk kembali ke meja perundingan dengan Amerika Serikat mengenai iklim. Kita harus melakukan percakapan rutin di tingkat senior tentang masalah yang memisahkan kita, karena itu untuk kepentingan terbaik kedua negara dan tentu saja demi kepentingan terbaik dunia,” jelasnya.
Sebagai informasi, AS memang menjunjung tinggi kebijakan “One China Policy”, namun AS juga tidak pernah menerima klaim kedaulatan China atas Taiwan. Sedangkan China telah lama bersumpah untuk “menyatukan kembali” pulau itu, yang tidak pernah dikuasainya, dengan daratan China.
(red/cnbc-indonesia)




