Proyek LNG Abadi Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Bahlil Prioritaskan Putra Daerah Maluku

oleh -23 views
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan industri hilir, hingga peningkatan nilai tambah ekonomi daerah.

Porostimur.com, Saumlaki – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan industri hilir, hingga peningkatan nilai tambah ekonomi daerah.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menghadiri groundbreaking pembangunan fisik Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026). Proyek tersebut diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut Bahlil, pada masa puncak konstruksi proyek diperkirakan akan menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja langsung, sementara tenaga kerja tidak langsung diproyeksikan mencapai tiga kali lipat dari jumlah tersebut.

“Menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan sekitar 12.000 tenaga kerja langsung. Kalau tambah tenaga kerja tidak langsung, itu bisa kali tiga menurut teori ekonominya begitu, pada masa konstruksi,” ujar Bahlil.

Ia menegaskan pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan operator proyek, yakni INPEX Corporation, Pertamina, dan Petronas, untuk mengutamakan masyarakat di sekitar wilayah proyek sebagai prioritas utama dalam perekrutan tenaga kerja.

“Kami telah bersepakat dengan Pak Ueda bahwa kita akan memprioritaskan masyarakat yang ada di wilayah ring satu dulu,” tegasnya.

Putra Daerah Disiapkan dan Gas Diprioritaskan untuk Dalam Negeri

Bahlil mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sumber daya manusia lokal melalui program pendidikan vokasi migas. Sejumlah pemuda asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya telah dikirim untuk menempuh pendidikan di Akademi Migas Cepu milik Kementerian ESDM.

No More Posts Available.

No more pages to load.