Eks Polwan Asal Malut yang Terpapar Radikalisme Terancam 12 Tahun Penjara

oleh -2 Dilihat

Dalam kasus ini, Bripda Nesti ditangkap dua kali dengan dugaan berkiblat pada kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Nesti pertama kali ditangkap oleh Polda Jawa Timur saat dia mendarat di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Mei 2019.

Saat itu dia hendak ke Surabaya menggunakan identitas palsu. Terakhir, Bripda Nesti kembali ditangkap oleh Densus 88 Antiteror di Yogyakarta. (red/rtl/dtc)

Baca Juga  9.400 Tahanan Palestina Terancam Hadapi Musim Dingin Tanpa Pakaian Hangat dan Selimut