Empat Sajak Dino Umahuk

oleh -191 views

Aku Tak Pernah Meninggalkan Laut

(Untuk laut Banda dan segala yang disembunyikannya)

aku tak pernah benar-benar meninggalkan laut
ia tinggal di nadiku, mengalir sebagai gelombang yang sunyi
menyimpan gemuruh yang tak sempat dijeritkan
di antara pamali ombak dan desah sasi pengobat luka

sesekali, aku memang duduk di tepi pantai
untuk mencatat luka yang ditinggalkan buih
juga rahasia yang karam di dada karang
pada kulit kayu besi yang tumbuh dari mimpi

laut, itu mama tua
yang menimba air mata dengan tenang
yang menyimpan suara moyang
dalam gelap palung dan desir arus timur

di tepi batu ceper, aku duduk menulis sunyi
tentang nama-nama yang hilang
waktu kampung diamuk dendam
dan perahu pulang tanpa dermaga

Baca Juga  Pemkab Halbar Serahkan 1.374 SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Rp750 Ribu per Bulan

kadang semilir meniupkan aroma cengkih dan pala
yang tak lagi punya harga, lalu mulai terdasar
ada sejarah yang tak bisa dicuci
dengan doa atau rendaman air garam

aku tak pernah benar-benar meninggalkan laut
setiap deburnya adalah kata yang patah
setiap riaknya adalah kenangan yang mengendap
bagi aku yang menuliskan jalan pulang

Ambon, 6 Juli 2025

================

Pantai yang Menyimpan Cerita

di ujung senja, langkah kita perlahan nelangsa
menyusuri jejak di pasir yang mulai resah
pantai ini, saksi bisu dan sisa cerita
tempat dahulu kita sepakat mengikat sumpah

hamparan pasir putih bertabur luka
di bawah langit yang memeluk senja
butiran kasih jatuh dari jemari waktu
melepas rasa yang pernah menyatu

No More Posts Available.

No more pages to load.