Enam Puisi Nuriman Bayan

oleh -87 views

Dan esok kepala kita masih sama, seperti rumah tua yang sunyi dan rindu. Di dalamnya, ada seseorang yang menunggu diam-diam. Ia yang pulang, atau ia yang tak sempat, tetaplah anaknya.

2021

=======

Perjalanan

Orang-orang bilang hidup adalah perjalanan, maka saya pun berjalan-jalan: ke pantai, ke kebun, ke tempat-tempat saya belajar dan bekerja. Meski saya tahu, tanpa berjalan pun saya pasti sampai pada ujungnya.

2021

======

Jari Kami

Kami tanam jari
di bawah matahari
hujan datang mandikan kami

jari kami tumbuh
memberi kami tubuh

jari kami tumbuh
menjadi wangi

kami tumbuh
menjadi harum.

2021

========

Menepilah

Jika bulan-bulan
kemarin adalah kapal
di tengah badai
Ramadan adalah dermaga,

Baca Juga  Keluarga Korban Kasus Kecelakaan yang Diduga Libatkan Anggota DPRD Tual Tolak Damai

maka menepilah!
Bayarlah semua yang kau anggap utang!

Bukankah kau ingin rindu harus dibayar tuntas?

2021