Eskalasi Berbahaya, Israel akan Setujui Hampir 2.000 Unit Permukiman di Tepi Barat

oleh -98 views
Permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Foto/wikimedia commons

Porostimur.com, Tel Aviv – Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, mengumumkan Dewan Perencanaan Tinggi akan menyetujui pembangunan 1.973 unit permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki pada sidang berikutnya.

Namun, ia tidak merinci kapan dewan akan bertemu, menurut Channel 12 Israel, yang dikutip kantor berita Anadolu pada Jumat (31/10/2025).

Pengumuman ini muncul hanya satu hari setelah Israel menyetujui pembangunan 1.300 rumah permukiman di permukiman Gush Etzion di selatan Yerusalem Timur yang diduduki.

Smotrich mengatakan otoritas Israel telah menyetujui hampir 30.000 unit permukiman baru di Tepi Barat tahun ini, menggambarkannya sebagai “pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya” bagi pemerintahannya.

Hamas Mengecam Rencana Israel

Gerakan Perlawanan Palestina, Hamas, mengecam langkah Israel tersebut sebagai “eskalasi berbahaya dalam kebijakan Yudaisasi dan perluasan permukiman yang menargetkan tanah Palestina jauh di dalam Tepi Barat.”

Baca Juga  TPNPB-OPM Klaim Serangan di Dekai, 10 Pendulang Tewas dan Fasilitas Dibakar

“Rencana permukiman ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengkriminalisasi pembangunan permukiman,” tegas Hamas.

Menurut harian Yedioth Ahronoth, sejak pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjabat pada akhir 2022, Israel telah memajukan rencana untuk sekitar 48.000 unit permukiman di Tepi Barat, dengan rata-rata sekitar 17.000 unit per tahun, Anadolu melaporkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.