“Program prioritasnya adalah penanganan penyakit KJSU. Selain mendapatkan alokasi pembangunan fisik, kita juga mendapat bantuan alat kesehatan dengan anggaran kurang lebih Rp20 miliar,” jelasnya.
Dengan fasilitas tersebut, berbagai tindakan medis yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah diharapkan bisa ditangani langsung di Kota Tual.
Pemerataan Akses Layanan Kesehatan
Menurut Kabalmay, pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.
“Semangatnya jelas. Ini bagian dari kebijakan kesehatan pemerintah pusat agar masyarakat di mana pun berada bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dan berkualitas,” pungkasnya. (Vera Renyaan)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com











