Porostimur.com, Jakarta — Puluhan aktivis yang tergabung dalam Perkumpulan Aktivis Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi serentak di dua titik strategis, yakni Kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta kantor perwakilan PT CNGR Advanced Material Co., Ltd, Senin (12/1/2026).
Aksi ini merupakan bentuk protes terbuka terhadap dugaan manipulasi dokumen dalam proses penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Harum Sukses Mining (PT HSM) periode 2024–2026. Para aktivis menduga kuat persoalan ini berkaitan dengan skema penjualan saham kepada investor asing, PT CNGR.
Diduga Cerminkan Problem Tata Kelola Pertambangan
Koordinator aksi, Siraj Naufal, menyampaikan bahwa persoalan RKAB PT HSM bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan mencerminkan problem serius dalam tata kelola pertambangan yang sistematis dan berpotensi melibatkan konflik kepentingan antara korporasi, aparatur pengawas, dan kepentingan modal asing.
Menurutnya, praktik tersebut bertentangan dengan semangat reformasi tata kelola sumber daya alam sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta prinsip good mining practice.









