Porostimur.com, Tual – Kapolres Tual, Whansi Des Asmoro, menolak memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri pertemuan bersama Pemerintah Kota Tual, Senin (11/5/2026).
Penolakan tersebut terjadi saat wartawan mencoba melakukan wawancara cegat (doorstop) setelah Kapolres mendampingi sejumlah pejabat dari Polda Maluku dan Dansat Brimob dalam rapat yang berlangsung di ruang Wakil Wali Kota Tual.
“Ke dia saja,” ujar Kapolres singkat sambil menunjuk Kabag Ops, Arif Jaya, sebelum bergegas meninggalkan lokasi menuju mobil dinas.
Kabag Ops Janjikan Keterangan Resmi
Sementara itu, Arif Jaya menyampaikan bahwa pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan awak media untuk memberikan penjelasan resmi terkait hasil rapat tersebut.
“Nanti dihubungi ya, pasti nanti dikumpulkan teman-teman yang lain,” katanya singkat sembari meminta maaf dan meninggalkan lokasi.
Pemkot Tual Soroti Penanganan Konflik Fidatan
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas langkah-langkah konkret dalam penanganan konflik di wilayah Fidatan.
“Dari tim Polda Maluku meminta pandangan dari Pemkot Tual terkait langkah-langkah penanganan konflik di Fidatan,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tual menegaskan bahwa penegakan hukum harus tetap menjadi panglima dalam menyelesaikan konflik yang terjadi.









