Galian C Wai Riuwapa Kembali Beraktivitas, Kapolres SBB Diminta Perketat Pengawasan

oleh -17 Dilihat

Setidaknya terdapat sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab.

Siapa pihak yang mengambil material dari sungai? Apakah memiliki IUP, SIPB atau perizinan lain yang sesuai? Apakah lokasi pengambilan dapat digunakan untuk kegiatan pertambangan? Apakah material tersebut secara resmi diperuntukkan bagi proyek jembatan? Dan apakah seluruh proses pengangkutan serta pemanfaatannya telah memenuhi ketentuan?

Kejelasan tersebut penting agar status proyek nasional tidak menimbulkan anggapan bahwa asal-usul material pembangunan dapat diabaikan.

Dampak Lingkungan Juga Harus Diperiksa

Selain legalitas pertambangan, pengambilan material dari sungai juga perlu dilihat dari aspek lingkungan.

Aktivitas yang berpotensi mengubah kondisi sungai, merusak ekosistem, atau menimbulkan dampak terhadap masyarakat harus memenuhi ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Baca Juga  Tuntut Kompensasi Tanaman Produktif, Warga Waisuba-Subaim Palang Jalan Hauling PT ARA

Karena itu, apabila aktivitas Wai Riuwapa benar berlangsung, pemeriksaan idealnya tidak berhenti pada dokumen perizinan. Kondisi lingkungan sungai, metode pengambilan material, dampak terhadap aliran air, serta kemungkinan kerugian masyarakat juga perlu menjadi bagian dari pemeriksaan.

Kapolres Diminta Perketat Pengawasan

Hari meminta aparat penegak hukum memperketat pengawasan dan memastikan tidak ada aktivitas yang berlangsung tanpa dasar hukum.