Gelap Mata, Trump Sebut Warga Iran Binatang dan Hancurkan 30 Universitas

oleh -188 views
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

Porostimur.com, Washington – Pernyataan kontroversial kembali dilontarkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait eskalasi konflik dengan Iran. Ia menyebut penargetan infrastruktur Iran sebagai tindakan yang “dibenarkan”, bahkan menolak anggapan bahwa hal tersebut merupakan kejahatan perang.

Berbicara kepada wartawan pada Senin (6/4/2026), Trump melontarkan pernyataan keras dengan menyebut warga Iran sebagai “binatang” saat ditanya soal legalitas serangan terhadap infrastruktur sipil.

“Apakah Anda tahu apa itu kejahatan perang? Kejahatan perang adalah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” ujar Trump.

Ia juga memperingatkan bahwa pemerintah Iran akan “membayar harga mahal” atas situasi yang terus memanas.

Tuduhan Serangan ke Fasilitas Sipil

Di sisi lain, pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Israel, telah melanggar hukum humaniter internasional dengan menargetkan fasilitas sipil.

Baca Juga  Selain FH UI, Ini Deretan Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Indonesia

Menteri Sains, Penelitian, dan Teknologi Iran, Hossein Simaei Sarraf, mengungkapkan bahwa sedikitnya 30 universitas di Iran telah dibombardir sejak konflik memuncak akhir Februari lalu.

“Laboratorium, ruang kelas, dan asrama mahasiswa kami diserang. Hingga kini sudah 30 universitas di seluruh negeri yang diserang,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.