Gelar Razia Pekat, Polres Sula Amankan Tiga Pasangan Bukan Suami Istri dari Penginapan

@porostimur.com | Sanana: Tiga pasangan bukan suami-istri diamankan oleh aparat gabungan dari Polres Kepulauan Sula, dan Kodim 1510 serta Satpol-PP Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.

Ketiga pasangan bukan muhrim itu, tidak bisa menunjukkan identitas sebagai suami-istri ketika ditemukan di dalam kamar pada beberapa penginapan berbeda.

Operasi tersebut dilakukan pada Sabtu malam (4/8/), sekira pukul 23.45 WIT.

Petugas gabungan polisi, TNI dan Satpol PP memeriksa seluruh kamar hotel, penginapan dan kost-kostan satu persatu dan menemukan tiga pasang remaja itu di penginapan Gerindra yang berlokasi di Mangega, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.

Ketiga pasangan bukan suami istri itu, adalah RK (25) warga Desa Dofa, Kecamatan Mangoli Barat bersama pasangannya IL (25) warga Desa Mangon, Kecamatan Sanana, lalu HB (35) warga Desa Waipa, Kecamatan Sanana bersama pasangannya RF (23) warga Desa Fatcey, Kecamatan Sanana, serta FA (20) dengan pasangannya DK (20) sesama warga Desa Mangon.

Secara terpisah Ipda. Said Fowor, kepada media pers, Sabtu (3/8) menjelaskan, sekitar pukul 22.00 tim bergerak dari Mapolres menuju Desa Fagudu, karena ada informasi bahwa ada kegiatan judi togel disana. Namun ketika tim gabungan tiba di lokasi, kegiatan judi togel tersebut sudah bubar.

“Kita, lanjut razia ke penginapan Mega Queen di Desa Fatcey, Kecamatan Sanana, disitu juga hanya ada tamu-tamu biasa, dari situ kita menuju ke kost-kostan yang ada di samping Toko Damai di sana kosong juga,” katanya.

Said Fowor menambahkan, dari damping Toko Damai, tim gabungan melanjutkan razia ke penginapan Gerindra.

Setibanya di penginapan tersebut, personil tim gabungan melihat tiga buah sepeda motor sedang terparkir di halaman. Tim lalu melakukan pengecekan ke kamar-kamar.

Dari pengecekan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan tiga pasangan yang tidak dapat menunjukkan identitas sebagai suami-istri. Setelah diinterogasi, ketiga pasangan tersebut lantas diamankan ke Mapolres Kepulauan Sula.

“Ternyata dari hasil interogasi ketiga pasangan itu statusnya bukan suami istri, dan rencananya akan hadirkan pihak orang tua atau keluarganya “. ungkapnya.

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP, Tri Yulianto, SIK membenarkan peristiwa tersebut.

Kepada porostimur.com, Tri Yulianto mengatakan, operasi razia Pekat digelar dalam rangka pengamanan ketertiban umum jelang peringatan Kemerdekaan 17 Agustus dan Hari Raya Idhul Adha.

“Insyaallah setiap malam kita melaksanakan razia sampai pada selesai Idhul Adha dan upacara HUT Kemerdekan RI 17 Agustus nanti”, ujarnya. (raka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: