Gelar Semarak Budaya di Aru, Bupati Tekankan Jaga Nilai-Nilai Leluhur

oleh -6 Dilihat

Mercy menyoroti pentingnya budaya bertutur sebagai media penyampaian sejarah, legenda, dan nilai-nilai leluhur. Menurutnya, literasi budaya masyarakat Aru selama ini masih terbatas, sehingga budaya bertutur menjadi sarana utama untuk mengenalkan sejarah dan identitas lokal.

Dalam rekomendasi kegiatan, Mercy menekankan perlunya regulasi turunan dari Perda Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, termasuk pelestarian bahasa Aru melalui pendidikan dan praktik sehari-hari. Contohnya, muatan lokal di sekolah, pengajaran bahasa Aru setiap hari Jumat, hingga penggunaan pakaian adat.

“Literasi budaya sangat penting. Dengan cerita-cerita leluhur, baik tertulis maupun digital, kita punya bukti sejarah yang bisa diakses dan diwariskan ke generasi mendatang,” tambah Mercy.

Memperkuat Identitas dan Peradaban Aru

Bupati Kaidel dan Mercy Barends sepakat bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi upaya memperkokoh jati diri masyarakat Aru dan memperkuat peradaban untuk generasi mendatang.

Acara Gelar Semarak Budaya ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Aru Feny Silvana Loy, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Tema kegiatan, “Mengenal Budaya Lisan Masyarakat Aru”, menjadi sorotan penting untuk memastikan nilai-nilai leluhur terus hidup dan relevan di era modern. (Maichel Koipuy)

No More Posts Available.

No more pages to load.