Gelar ToT Saksi Parpol, Bawaslu Tikep Pastikan Tak Ada Suara yang Bergeser

oleh -14 views

Porostimur.com, Tidore – Menjelang hari pencoblosan 14 Februari 2024, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan menggelar Training off Trainers (TOT) kepada saksi partai politik, saksi calon presiden dan calon wakil presiden, serta calon anggota DPD RI yang berlangsung di meeting room penginapan Bougenville, Kelurahan Soasio, Kamis (1/2/2023).

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ToT tersebut, yakni akademisi yang juga mantan anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah 2018-2023 Anik S, Ketua KPU Kota Tidore Kepulauan, Abdullah Dahlan, dan Yossep.

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa, mengatakan, pihaknya trus berupaya menyiapkan langkah-langkah pencegahan dan strategis yang tidak luput dari tata cara dan prosedur yang dijalankan oleh Pengawas TPS, jika dalam tahapan pemungutan suara nanti, bila terdapat ada pelanggaran.

Baca Juga  Tak Dapat Satu pun Suara di TPS Dia Mencoblos, Caleg PKB Protes

“Maka dari itu, tahapan pelanggaran administrasi tersebut, harus diselesaikan hari itu juga di tingkat Kelurahan dan Desa atau Pengawas TPS,” papar Amru.

Ia mengatakan, pada 2 Februari 2024 besok, kami sudah siap tempur tanggap Panwaslu. Bahkan, Bawaslu Kota Tidore Kepulauan akan memastikan dan memberi garansi kepada peserta Pemilu tidak ada satu suara pun digeser.

Tak hanya itu, Amru menegaskan, pihaknya telah mengetahui di mana titik kelemahan yang menjadi fokus pengawasan.

“Contohnya form salinan merupakan fokus kita dalam pemungutan suara, karena disitu terdapat celah untuk kita awasi,” ujar Amru.

“Walaupun ada tantangan basah ini, maka sifat manusia itu lelah, dan proses hitung selesai, tentu kita semua tahu. Bila ada niatan jahat, pasti dia akan lakukan. Maka dari itu, kami pastikan Form salinan benar-benar tidak berubah dengan Form C-hasil,” jelasnya.

Baca Juga  Promo Motor Yamaha di IIMS 2024: Potongan Cicilan-Diskon Khusus

Sementara dalam perekapan dari tingkat PPK itu, yang dilihat adalah Form C-salinan, bukan Form Plano. “Ketika kita cocokkan data Form salinan dia sama dengan antar peserta Pemilu, saksi, dan PPK. Bila sama, sudah tentu tidak ada keberatan disitu,”ungkapnya.

Amru menambahkan, sebagai lembaga dengan menjalankan fungsi pengawasan, pihaknya memastikan tidak ada satu suara pun yang bergeser dalam proses pemungutan suara nanti. (Mansyur Armain)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.