Terpisah dari itu, M. Husni Muslim dalam Khutbahnya menyebutkan bahwa pernakah kita bertanya dalam hati sanubari kita, kenapa Nabi Ismail yang masih belia dengan cepat dapat menjawab pertanyaan ayahnya bahkan Istiqamah dengan jawabannya? Kenapa iya rela untuk disembelih? Karena jika itu di lakukakan oleh Nabi Ibrahim As, maka itu sesuatu yang wajar, sebab Nabi Ibrahim adalah seorang Nabi yang wajib menjalankan seluruh perintah Allah Swt. Namun bagaimana dengan seorang anak kecil bernama Ismail yang saat itu belum dituntun dengan wahyu?.
Jawabannya sangat sederhana, karena Nabi Ibrahim As telah menancapkan Pendidikan Aqidah yang murni sejak dini kepada Ismail As sebagai bekal dan perisai dalam menjalani tantangan kehidupan.
Seluruh kepatuhan dalam menjalankan risalahnya terutama dalam syiar Aqidah yang mantap dan serius kepada alam terutama terhadap anaknya Ismail As telah menghantarkan Nabi Ibrahim As pada puncak Kerasulannya dan dikenang sebagai bapaknya para Nabi dan pemimpin seluruh ummat Manusia.
Di Akhir Khutbahnya, M. Husni mengajak para jama’ah berdoa agar semoga Allah yang maha pengasih dan penyanyang segera mengangkat pandemi covid-19 ini supaya kita dapat menjalani kehidupan seperti sebelumnya.









