Marik menegaskan, tindakan yang dilakukan oleh pelaku yang diduga sebagai Anggota DPRD Pulau Morotai itu telah mencoreng nama baik lembaga legislatif di Kabupaten Pulau Morotai.
“Secara sadar, si pelaku telah mencoreng nama baik lembaga DPRD Kabupaten Pulau Morotai, DPRD yang seharusnya menjadi mercusuar bagi moralitas rakyatnya telah berubah menjadi lembaga yang dipenuhi oleh orang-orang yang bermasalah dari aspek moralitas,” ujar Marik.
Menurut Marik, Kasus ini perlu dilirik oleh seluruh kalangan masyarakat agar bisa mendesak pihak kepolisian dalam proses penangkapan oknum anggota DPR kabupaten Pulau Morotai ini.
“Ini momentum yang tepat untuk mengembalikan kepercayaan rRakyat dengan memberikan efek jera kepada pejabat daerah dan anggota DPRD Morotai agar jangan semena-mena melakukan tindak kriminalisasi kepada rakyat kecil, apalagi jika rakyat itu tidak memiliki keterkaitan daerah pilih anggota DPRD,” jelasnya.
Selaku Ketua Cabang GMNI Halbar. dia meminta agak pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Halbar agar serius untuk mangani kasus kekerasan yang melibatkan pejabat publik ini.
“Saya meminta kepada pihak kepolisian agar secara tegas menindak lanjuti kasus yang melibatkan masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, bila perlu Kapolres segera menetapkan pelaku sebagai tersangka sebagaimana kasus kekerasan lainnya yang cepat ditangani,” pungkasnya. (Asirun Salim)









