“Kami mewarisi bumi yang sangat kaya, tapi sejarah membuktikan ratusan tahun lamanya, kekayaan bumi ini diambil dan diekstrak oleh orang-orang luar, diambil dan dihisap secara ekslusif,” jelas Lewerissa.
Pemprov Maluku bertekad membangun sumber daya manusia yang unggul, berkualitas agar bisa menjadi tuan di negeri sendiri.
“Kalau Pendidikan di luar sana dapat mencetak sumber daya yang unggul dan berdaya saing , mestinya pendidikan di Maluku harus menghasilkan yang sama, namun kualitas pendidikan masih rendah di republik ini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan yang dihelat turut dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, Wakajati Maluku, Dr. Jefferdian, Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, Wali Kota Tual, Hi. Ahmad Yani Renuat, beserta Forkopimda Malra dan Kota Tual. (Mega)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









