Gubernur Maluku Hadiri Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih dari Desa Salagor SBT

oleh -202 views

Ia juga menegaskan dukungannya atas ide Bupati SBT untuk menjadikan kabupaten ini sebagai pusat pengembangan industri sagu nasional, mengingat Maluku merupakan provinsi ketiga dengan lahan sagu terluas di Indonesia, dengan 35.000 hektare di antaranya berada di wilayah SBT.

“Sagu adalah anugerah Tuhan bagi kita orang Maluku. Ia tahan hama, tahan perubahan iklim, dan menjadi simbol ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cipta Presiden Prabowo,” tegasnya.

Target Gubernur, industri sagu di SBT bisa berproduksi penuh mulai 2029, atau lebih cepat jika infrastruktur pendukung segera terbangun. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam hilirisasi produk sagu dan menjadikannya identitas pangan lokal Maluku.

Baca Juga  GMNI Malut Desak Investigasi Dugaan Pencemaran Lingkungan PT Dewa Coco di Halbar

Deretan Program Pusat Siap Masuk ke SBT

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengumumkan bahwa sejumlah program strategis pemerintah pusat akan dibawa ke SBT. Di antaranya adalah pembangunan Sentra Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembangunan rumah sakit berstandar nasional di beberapa wilayah, termasuk di SBT.

“Katong harus bersabar dan optimis. Program pemerintah memang datang bertahap, tapi pasti. Ini semua demi kesejahteraan rakyat,” ujar Lewerissa.

Sementara itu, Bupati Fachri Husni Alkatiri menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Presiden dan kehadiran Gubernur secara langsung di Salagor.

No More Posts Available.

No more pages to load.