“Ini bukan sekadar bangunan, melainkan buah dari kerja keras, iman, dan komitmen jemaat. Semoga LYAWAN SORU menjadi sumber kekuatan rohani dan solidaritas umat,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina, yang menilai kehadiran gedung gereja ini sebagai penanda tumbuhnya pusat pelayanan dan pembinaan masyarakat.
“Pemerintah daerah mendukung penuh pembangunan gereja ini. Kami berharap gereja menjadi pusat pelayanan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Wakil Bupati.
Simbol Iman dan Persatuan
Peresmian gereja ini juga dihadiri anggota DPD RI Novita Anakota, serta jajaran TNI–Polri wilayah Saumlaki. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan bangunan oleh para pejabat serta tokoh masyarakat.
Dengan peresmian ini, Gedung Gereja LYAWAN SORU resmi digunakan sebagai tempat ibadah dan pelayanan umat di Desa Watidal.
Gedung ini menjadi simbol iman, persatuan, dan semangat membangun kehidupan beragama yang lebih baik di wilayah Tanimbar Utara. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









