Porostimur.com, Jailolo – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan telah terjadi erupsi Gunung api Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Selasa (21/1/2025).
Berdasarkan informasi letusan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), erupsi terjadi pada pukul 01.48 WIT dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dengan durasi 50 detik,” kata Kepala Pos PGA Ibu, Axl Roeroe, Selasa (21/1/2025).
Sementera itu, akibat erupsi yang terus-menerus terjadi, ribuan warga Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut) terpaksi mengungsi di 12 titik pengungsian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, Satgas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) erupsi Gunung Ibu telah menambah titik lokasi pengungsian yang semula lima titik di Desa Akesibu menjadi 12 titik. Lokasinya tersebar di Kecamatan Ibu seperti di Desa Gam Ici, Tongute Sungi, Tongute Goin, Tongute Ternate dan Desa Soana Masungi.
“Sampai Senin kemarin 1.067 jiwa atau 432 KK warga Kecamatan Tabaru telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman usai kenaikan level Gunung Ibu menjadi status level IV Awas,” ujar, Selasa (21/1/2025).









