Harga Cili Merah di Ambon Tambah ‘Padis’

oleh -623 views
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Senin (20/4/2020). Harga cabai merah turun dari Rp25 ribu menjadi Rp20 ribu perkilogram akibat pasokan bertambah sedang pembeli berkurang karena terdampak pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.

Hal ini disebabkan sentra komoditi cabai seperti di Desa Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon terdampak cuaca ekstrem yang ikut mempengaruhi masa panen.

Selain cabai, tomat juga ikut naik dari yang biasanya hanya Rp18.000 hingga Rp20.000/Kg, namun kini mencapai Rp35.000/Kg. Bahkan masuk awal minggu kedua Juni 2022 harga tomat mencapai harga tertinggi yakni Rp40.000/Kg.

Waina, yang juga pedagang Pasar Mardika, mengatakan, selama bertahun-tahun sudah berjualan sayur, baru kali ini mengalami harga tomat mencapai Rp40.000/Kg.

“Benar-benar luar biasa, Abang, walaupun hari ini sudah turun Rp35.000/Kg, tetapi masih terbilang mahal, sebab dari tahun ke tahun di pasar Ambon ini harga tomat rata-rata hanya berkisar Rp18.000 hingga Rp20.000/Kg, bahkan pada awal bulan Mei harga tomat hanya Rp14.000/Kg,” ujarnya sambil tertawa.

Ia mengatakan harga naik karena tomat yang dijual pedagang dipasok dari Surabaya. Sedangkan tomat produksi lokal belum masuk pasar Ambon akibat cuaca sehingga petani belum panen.

Baca Juga  Narasi “Maluku Merdeka” di Media Sosial Disorot, Pemerintah Diminta Perkuat Kesejahteraan

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Disperindag) Provinsi Maluku Poli Jamlean yang dihubungi mengatakan, lonjakan harga yang terjadi sekarang ini akibat faktor cuaca yang kurang menguntungkan sehingga mempengaruhi masa panen, terutama para petani lokal baik di Pulau Ambon maupun Pulau Seram.

No More Posts Available.

No more pages to load.