Porostimur.com, Jakarta – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi bagi perempuan Indonesia untuk terus melanjutkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian.
Pesan tersebut disampaikan Advokat Natasha Olivia Aliza, yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) DPC Jakarta Utara.
Perempuan Harus Percaya Diri dan Berdampak
Natasha menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki peran yang semakin luas, melampaui batas-batas tradisional. Menurutnya, kecerdasan, ketangguhan, dan empati menjadi modal utama dalam mendorong perubahan sosial.
“Teruslah bersinar, wahai perempuan Indonesia. Jangan biarkan sinar kalian redup hanya karena dunia belum siap menerimanya,” ujarnya.
Ia menilai, masih banyak perempuan yang memiliki potensi besar, namun kerap terkendala stigma maupun kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung.
Lebih dari Sekadar Pencapaian Pribadi
Bagi Natasha, keberdayaan perempuan tidak hanya diukur dari pencapaian individu, tetapi juga dari sejauh mana kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
Ia mendorong perempuan Indonesia untuk berani mengeksplorasi kemampuan diri serta konsisten berkarya di berbagai bidang.
“Menjadi perempuan berdaya bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memberi manfaat bagi orang lain,” tegasnya.




