Warga: Anak Bisa Belajar, Usaha Lebih Leluasa
Bagi masyarakat Tagalaya, perubahan tersebut bukan sekadar angka dalam laporan pelayanan PLN.
Listrik yang tersedia sepanjang hari langsung bersentuhan dengan kehidupan keluarga.
Narti, salah seorang warga, mengaku merasakan manfaat dari peningkatan layanan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Sekarang listrik sudah 24 jam, anak-anak bisa belajar lebih nyaman pada malam hari dan kegiatan usaha juga bisa berjalan lebih baik. Kami berharap listrik tetap andal sehingga Tagalaya bisa semakin maju,” ungkapnya.
Pengalaman warga tersebut menjadi gambaran bahwa akses listrik memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar penerangan.
Ketika listrik tersedia secara berkelanjutan, masyarakat memperoleh ruang yang lebih besar untuk mengatur aktivitas, mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.
Karena itu, momentum Hari Pelanggan Nasional bagi PLN tidak hanya dimaknai sebagai agenda apresiasi kepada pelanggan.
Lebih jauh, momentum tersebut menjadi ruang evaluasi untuk mendengar kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan kelistrikan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.
PLN UIW Maluku dan Maluku Utara menyatakan akan terus memperkuat pelayanan kelistrikan di wilayah Maluku dan Maluku Utara, terutama di daerah kepulauan, dengan mengedepankan keandalan pasokan dan respons terhadap kebutuhan pelanggan.










