Porostimur.com, Sanana – Boga bahari atau makanan laut menjadi salah satu jenis hidangan favorit di kalangan masyarakat Indonesia.Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara maritim yang 70 persen wilayahnya berupa lautan.
Lobster merupakan satu diantara banyaknya bahan olahan masakan laut yang memiliki daya pikat serta rasa yang mengagumkan.
Hal tersebut disampaikan Pejabat Karantina yang bertugas Lahmadi, di Sanana, Selasa (16/1/2024)
Menurut Lahmadi, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku Utara melalui Satuan Pelayanan Karantina Sanana, memfasilitasi pengiriman komoditas perikanan berupa lobster hidup, udang kipas dan udang ronggeng.
Lahmadi menyatakan, komoditas perikanan yang dikirim tersebut terdiri dari lobster sebanyak 72 ekor, udang kipas sebanyak 19 ekor dan udang ronggeng sebanyak 40 ekor.
Tujuan pengiriman yaitu ke Ibukota Jakarta. Tentunya, komoditas tersebut telah melalui pemeriksaan karantina dan dinyatakan bebas dari Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK).
“Pemeriksaan karantina dilakukan untuk memastikan komoditas tersebut aman untuk dikonsumsi dan terbebas dari HPIK yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Karantina Maluku Utara Willy Indra Yunan, mengatakan bahwa pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya Karantina Maluku Utara untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan produk perikanan dari laut Maluku Utara. (red/mctidore)










