Porostimur.com | Ambon: Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku Kabupaten Kepulauan Tanimbar-Ambon (HIMAPEL KKT-AMBON) kembali melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis, 5 November 2020 kemarin di Kantor BPK-RI Perwakilan Maluku, Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Kantor DPRD Provinsi Maluku.
Aksi yang dilakukan Himapel KKT-Ambon mulai Pukul 11:00-16:00 WIT dilakukan di tiga titik. Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan salah satunya adalah Himapel Ambon meminta Gubernur Maluku Murad Ismail agar dapat menempakan pejabat struktural agar mempertimbangkan keterwakilan orang Tanimbar yang ada pada Pemprov Maluku.
Kepada Porostimur.com, Ahad (8/11/2020), Ketua Umum Himapel KKT-Ambon Nikodemus Antonis Saulahirwan, SH mengatakan, Himapel KKT-Ambon meminta Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Gubernur Maluku Murad Ismail agar mempertimbangkan keterwakilan orang Tanimbar pada pejabat struktural pada lingkup Pemprov Maluku”
Lanjut Saulahirwan, saat ini tidak ada satupun pejabat struktural orang Tanimbar di lingkup Pemprov Maluku, padahal Provinsi Maluku bukan milik satu suku atau satu daerah saja, melainkan milik semua orang Maluku, termasuk orang Tanimbar.
“Permintaan kami ini kami sampaikan di depan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, saat menerima aksi kami di depan kantor Gubernur Maluku Kamis kemarin. Karena itu kami berharap Wagub bisa sampaikan permintaan kami ini kepada Gubernur Maluku sehingga secepatnya di realisasi,” kata Saulahirwan.




