Hull kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-38. Tendangan bebas Regan Slater dari sisi kiri disambut sundulan Nobel Mendy yang membuat kiper MU Senne Lammens kembali tak berdaya.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
MU Gagal Bangkit
Memasuki babak kedua, Manchester United meningkatkan tekanan. Bruno Fernandes mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-59, tetapi masih dapat diamankan Tzolakis.
Hull justru beberapa kali mengancam melalui serangan balik.
Peluang terbaik MU untuk memperkecil ketertinggalan hadir pada menit ke-78. Brian Mbeumo menerima umpan terobosan Bruno Fernandes dan mendapat ruang di kotak penalti, tetapi Tzolakis kembali tampil gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.
Hingga pertandingan berakhir, MU tidak mampu mencetak satu gol pun.
Catatan Buruk Setan Merah
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Manchester United yang sebelumnya memasuki musim baru dengan optimisme di bawah Carrick.
Statistik menunjukkan masalah utama MU bukan penguasaan bola, melainkan efektivitas. United mencatat 21 tembakan dan lima tepat sasaran, tetapi tetap gagal mencetak gol. Hull hanya memiliki 28,4 persen penguasaan bola namun mampu mengamankan kemenangan.
Bagi Hull, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena mereka kembali ke Premier League setelah sembilan tahun dan langsung menaklukkan salah satu klub terbesar Inggris.










