Porostimur.com, Ambon – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Maluku mengecam penghapusan video liputan dan intimidasi koresponden Molucca TV Sofyan Muhammadia oleh ajudan Gubernur Maluku Murad Ismail.
Ketua IJTI Pengurus Daerah Maluku Imanuel Alfred Souhaly mengatakan, kejadian itu terjadi saat kunjungan Gubernur Maluku, didampingi Ketua PKK Widya Murad Ismail di Pelabuhan Merah Putih, Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Sabtu 9 Juli 2022.
Menurut Souhaly, kronologi penghapusan video dan Intimidasi itu, berawa sekitar pukul 13.40 WIT, ketika Gubenur Maluku Murad Ismail bersama Ketua PKK Maluku Widya Murad Ismail dan rombongan tiba di Pelabuhan Merah Putih, Namlea, Kabupaten Buru.
Disaat bersamaan, puluhan mahasiswa asal Kecamatan Batabual mendemo Gubernur Maluku, Murad Ismail. Demonstrasi tersebut, tidak diterima oleh Gubernur Maluku. Beliau langsung mengeluarkan kata-kata kasar dengan mengundang mahasiswa ‘baku pukul’ dan memarahi para mahasiswa.
“Melihat kondisi demikian, Sofyan Muhammadia koresponden Molucca TV yang saat itu berada di lokasi langsung mengabadikan video untuk materi liputan melalui handphone (HP) miliknya,” kata Souhaly melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi porostimur.com, Sabtu (9/7/2022) malam ini.









