Ikan Blue Marlin Terdampar di Pantai Desa Capalulu

oleh -180 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Warga Desa Capalulu, Kecamatan Mengole Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, dihebohkan dengan penemuan seekor ikan blue marlin yang mati di tepi pantai desa tersebut pada, Senin (27/1/2020) sekitar pukul 12.30 WIT.

Seekor ikan blue marlin berukuran panjang tak kurang dari 2.5 meter dan lingkar badan sekitar 0,32 meter ditemukan oleh Asrul Ngofangare, seorang motoris long boat di pantai.

Asrul yang biasanya mengangkut barang dan penumpang dengan perahu long boat dengan rute Capalulu-Sanana pp itu, menemukan seekor blue marlin terapung di laut tak berapa jauh tepi pantai Doru, Desa Capalulu.

Dari sejumlah sumber, ikan blue marlin merupakan salah satu ikan terbesar dan paling indah di laut, menghabiskan sebagian besar hidupnya jauh di laut.

Ukuran terbesarnya bisa mencapai 4,3 meter dengan berat maksimal bisa mencapai 9 kuintal.

Baca Juga  Misteri Buku Merah: Antara Novel, Tito, dan Pertemuan Pattimura

Seorang saksi mata, Arhink Papuangan kepada porostimur.com melalui pesan Facebook mengatakan, ikan twrsebut ditemukan terapung berapa puluh meter dari tepi pantai.

Oleh Asrul ikan tersebut lalu ditarik menggunakan long boatnya ke pantai.

Penemuan ikan tersebut sontak membuat banyak warga datang ke pantai untuk melihatnya.

Arhink menjelaskan ikan terdampar di kawasan pantai Desa Capalulu biasanya terjadi tetapi ikan-ikan kecil. Sedangkan ikan besar seperti blue marlin belum pernah terjadi.

Dia menambahkan, ikan blue marlin tersebut kini telah dipotong dan dibagikan ke warga untuk dikonsumsi.

Sementara itu, Akademisi Fakultas Perikanan dan Kelautan Univeritas Khairun Ternate, Thamrin Ibrahim yang dikonfirmasi terkait sebab-sebab kematian ikan tersebut mengatakan, karena hanya satu ekor ikan yang mengalami kematian maka dapat diduga diakibatkan oleh lima factor, yakni, faktor umur, faktor penyakit/genetik, mengalami luka pada saat penangkapan, terperangkap dengan kondisi oceanografi yang ekstrim atau karena keracunan.

Baca Juga  Gaji ke-13 Cair Besok, Begini Proses Rp5 Juta Masuk ke Rekening PNS

Kemungkinan lain menurutnya karena ikan tersebut menelan plastik, jaring atau jenis bahan lain. Namun untuk mengetahui sebab-sebab kematian ikan tersebut, dibutuhkan diagnosis lebih detail di laboratorium. (red/ifo)