Indonesia Absence No More, Respected Forever

oleh -386 views

Tiga, bahwa diaspora suatu negara itu memilki peranan multi yang besar. Diapsora atau masyarakat Indonesia di luar negeri, tidak saja memberikan sumbangan/kontribusi devisa ke negara yang tidak kecil. Tapi sesungguhnya yang lebih penting adalah bahwa mereka adalah ujung tombak wajah negeri di negara-negara lain. Bahkan anak-anak bangsa yang mungkin karena satu dan lain hal telah mengganti “dokumen perjalanan” atau paspor masih terus memainkan peranan signifikan ini. Tergantinya kewarga negaraan (citizenship) seorang anak bangsa tidak serta merta mengurangi jiwa kecintaannya (nasionalismenya) kepada Indonesia. Di sinilah kelebihan Anies yang pernah lama di luar negeri. Paham siapa dan apa yang bisa diperankan oleh diaspora untuk kepentingan promosi Indonesia di negara-negara di mana mereka berada.

Baca Juga  Tim SAR Perpanjang Operasi Pencarian 8 Korban Speedboat Tenggelam di Pulau Dai MBD

Empat, bahwa keberadaan Indonesia di berbagai forum dunia menjadi sangat penting dalam mewarnai arah perjalanan dunia global. Indonesia tidak lagi bisa bersikap pasif dan menjadi penonton atau sekedar peserta yang baik. Masanya Indonesia hadir dengan gagasan/ide dan mampu memperjuangkan ide/gagasan itu kepada partner di berbagai belahan dunia. Anies dalam hal ini menyebut satu forum yang sangat penting. Yaitu forum Sidang Majelis Umum PBB yang sejak Presiden Jokowi menjabat tak sekalipun pernah hadir. Padahal forum ini adalah forum terbesar kepala-kepala negara/pemerintahan dunia. Tentu sebagaimana Anies tekankan kehadiran bukan sekedar peserta. Tapi harus menjadi pemain yang ikut menentukan warna dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.