Tak mau ketinggalan pertumbuhan investor wilayah Sumatra yang menempati urutan ketiga pertumbuhan investor dengan tingkat pertumbuhan sebesar 37,99% dari 1.227.757 investor di akhir tahun 2021 menjadi 1.694.170 investor di November 2022. Berbeda dengan wilayah lainnya, dimana demografi investor didominasi oleh Gen Z dan Milenial, demografi investor Papua dan Maluku didominasi oleh investor Gen Z dan Gen X.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, fenomena laju pertumbuhan investor serta nilai aset yang luar biasa di wilayah Indonesia Timur menunjukan peningkatan literasi masyarakat yang semakin menyadari pentingnya investasi, khususnya di industri pasar modal. “Inklusi tentang investasi pasar modal juga semakin meluas dan merata, yang sebelumnya didominasi oleh wilayah Barat,” ungkap Uriep dalam keterangan pers, Kamis (16/12/2022).
Uriep menambahkan, walaupun perlahan tergerus, namun investor di wilayah DKI Jakarta masih mendominasi, hal ini terlihat dari nilai aset mereka di pasar modal, yaitu sebesar Rp3.469,01 triliun, yang dimiliki oleh investor sebanyak 1.340.032. Disusul kemudian oleh wilayah Jawa dengan total nilai aset sebesar Rp501.19 triliun, yang dimiliki oleh 5.632.412 investor atau 55,85% dari total investor.




