Pada 27 Maret, satu pesawat peringatan dini E-3 Sentry dilaporkan hancur akibat serangan Iran di pangkalan militer AS di Arab Saudi. Sementara itu, jet tempur F-35 juga dilaporkan sempat melakukan pendaratan darurat setelah terkena tembakan.
Konflik ini merupakan bagian dari operasi militer bertajuk Operasi Epic Fury yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Ketegangan Regional Kian Meluas
Sejak serangan awal tersebut, kawasan Timur Tengah berada dalam status siaga tinggi. Iran membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal ke sejumlah target, termasuk Israel, Yordania, dan Irak.
Konflik ini dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk tokoh penting Iran, Ali Khamenei.
Dengan meningkatnya intensitas serangan dan peringatan dari Washington terkait kemungkinan serangan lanjutan dalam beberapa hari ke depan, situasi kini dinilai berada pada titik paling kritis dan berpotensi meluas menjadi konflik regional yang lebih besar.
sumber: sindonews










